Assalammualaikum, selamat datang kelas IPS. Disini guru akan membahas pelajaran Ekonomi yaitu Hai”ekonomi syariah“. Berikut penjelasannya di bawah ini:

Contents
Memahami Ekonomi Islam
Ekonomi Islam adalah ilmu yang berusaha untuk melihat, menganalisis dan akhirnya memecahkan masalah ekonomi secara Islam sesuai dengan ajaran iman Islam, yaitu Al-Quran dan Sunnah Nabi..
Di bawah ini adalah beberapa definisi menurut para ahli ekonomi Islam, antara lain:
Ekonomi Islam adalah ilmu sosial yang mempelajari masalah ekonomi pada masyarakat yang diprakarsai oleh nilai-nilai Islam.
-
Menurut Muhammad Abdullah Al-Arabi
Ekonomi Islam adalah seperangkat fondasi ekonomi umum yang kita simpulkan dari Al-Qur’an dan As-Sunnah dan sebagai bangunan ekonomi yang kita bangun di atas tujuan fondasi tersebut sesuai dengan lingkungan dan zaman masing-masing.
Ekonomi Islam merupakan ilmu ekonomi yang bersifat interdisipliner dalam arti kajian ekonomi Islam tidak dapat berdiri sendiri, melainkan memerlukan penguasaan yang baik dan mendalam terhadap ilmu-ilmu keislaman dan ilmu-ilmu terkaitnya, serta ilmu-ilmu yang berfungsi sebagai alat analisis seperti matematika, statistik, akal dan ushul fiqh.
Ciri-ciri Ekonomi Islam
Di bawah ini adalah beberapa ciri ekonomi Islam, antara lain:
- Kegiatan ekonomi dalam Islam dilakukan.
- Kegiatan ekonomi dalam Islam itu memiliki cita-cita yang tinggi.
- Ekonomi Islam mencari keseimbangan antara kepentingan seseorang dan kepentingan masyarakat.
- Pengawasan yang benar-benar dilakukan dan ditetapkan dalam kegiatan ekonomi Islam.
tujuan ekonomi Islam
Berikut ini adalah beberapa tujuan ekonomi Islam, antara lain:
- Sembahlah Allah lebih dari apapun.
- Menyeimbangkan kehidupan di dunia dan di akhirat.
- Mencapai keberhasilan ekonomi yang Allah perintahkan.
- Hindari kekacauan dan kekacauan.
Manfaat ekonomi syariah
Berikut ini adalah beberapa manfaat ekonomi Islam, antara lain:
- Membentuk integritas umat Islam yang ikhlas, sehingga Islam tidak setengah-setengah. Jika ada umat Islam yang masih berjuang dan menjalankan ekonomi konvensional, berarti keislamannya belum sempurna.
- Penerapan dan pengamalan ekonomi syariah melalui forum keuangan syariah, baik berupa bank, asuransi, pegadaian maupun Baitul Maal wat Tamwil, akan mendatangkan keuntungan dunia dan akhirat.
- Keuntungan di dunia diperoleh dengan membagi keuntungan, sedangkan keuntungan di alam kekal bebas dari unsur bunga yang diharamkan oleh Allah.
- Praktek ekonomi menurut Syariat Islam yang mengandung nilai ibadah, alasannya karena mereka mengamalkan Syariat Allah.
- Mempraktikkan ekonomi Islam melalui forum keuangan Islam berarti mendukung kemajuan forum ekonomi Islam.
- Menjalankan ekonomi syariah dengan membuka tabungan, deposito atau menjadi penerima asuransi syariah berarti mendukung upaya penguatan ekonomi nasional. Karena dana yang terkumpul akan dikumpulkan dan disalurkan melalui sektor perdagangan riil.
- Mengamalkan ekonomi Islam berarti mendukung gerakan amar ma’ruf nahi munkar. Ini karena dana yang terkumpul di forum keuangan Islam hanya dapat disalurkan ke perusahaan dan proyek halal.
prinsip ekonomi syariah
Berikut ini adalah beberapa prinsip ekonomi Islam, antara lain:
- Berbagai jenis sumber daya dianggap sebagai sumbangan atau titipan oleh Allah SWT kepada orang-orang.
- Islam mengakui kepemilikan eksklusif dengan batasan-batasan tertentu.
- Kekuatan perintis utama ekonomi Islam adalah kerjasama.
- Ekonomi Islam menolak akumulasi kekayaan yang dikendalikan oleh segelintir orang.
- Ekonomi Islam menjamin kepemilikan masyarakat dan pemanfaatannya direncanakan untuk kemaslahatan orang banyak.
- Seorang muslim nantinya harus bertakwa kepada Allah. dan Hari Pengadilan di dunia yang kekal.
- Zakat wajib dibayarkan atas harta yang telah mencapai batas atau nisab.
- Islam melarang riba dalam segala bentuk.
Dasar-dasar hukum ekonomi syariah
Berikut ini adalah beberapa landasan hukum ekonomi Islam, antara lain:
Al-Qur’an merupakan wahyu Allah yang diturunkan kepada nabi Muhammad untuk membimbing umat manusia karena di dalam Al-Qur’an pasti terdapat semua jawaban atas permasalahan yang ada, mulai dari kehidupan sehari-hari hingga ekonomi.
Hadits adalah syarat yang datang dari Nabi Muhammad SAW, baik dalam bentuk perkataan maupun dalam sikap dan perbuatan.
Ijma adalah pendapat atau fatwa para ulama yang disepakati bersama dan tentunya tetap berpedoman pada Al-Qur’an.
Ijtihad merupakan salah satu peristiwa yang dilakukan oleh para ulama untuk bermusyawarah guna menyelesaikan berbagai peristiwa yang terjadi di masyarakat.
Demikian penjelasan IPS-Ekonomi HAI Pengertian ekonomi islam menurut para ahli, ciri-ciri, tujuan, keunggulan, prinsip dan landasan hukum
Semoga materi hari ini bermanfaat bagi para siswa, terima kasih!!!
Baca artikel lainnya:
