Assalammualaikum, selamat datang kelas IPS. Disini guru akan membahas pelajaran Geografi yaitu Hai”Meteor “. Berikut penjelasannya di bawah ini:

Planet Bumi dikenal sebagai satu-satunya planet di tata surya yang dapat dihuni oleh makhluk hidup. Untuk itu, Planet Bumi memiliki lapisan pelindung yang disebut lapisan atmosfer, yang berguna untuk melindungi makhluk hidup dari jatuhnya benda langit yang berada di angkasa. Seperti yang Anda ketahui, ada berbagai jenis benda langit yang tersebar di angkasa dan beberapa di antaranya bergerak mengikuti arah gaya gravitasi yang dimiliki oleh planet-planet termasuk Bumi. Bahkan tidak jarang benda langit tersebut berhasil menembus dan memasuki planet atau bahkan objek terdekat seperti satelit.
Berbeda dengan planet lain, sebelum benda langit dapat menyentuh atau mencapai permukaan bumi, benda langit tersebut akan terlebih dahulu bertemu dengan atmosfer kemudian terbakar sehingga benda langit tersebut tidak pernah mencapai permukaan bumi. Jumlah benda langit yang berjuang memasuki planet Bumi setiap hari sangatlah banyak, bisa dibayangkan bagaimana keadaan di Bumi jika tidak ada atmosfer.
Namun, beberapa benda langit tersebut berhasil mencapai permukaan bumi meski sebagian tubuhnya habis terbakar oleh atmosfer, seperti yang terjadi jutaan tahun lalu yang menyebabkan kepunahan kehidupan dinosaurus. Ada istilah khusus untuk benda langit yang bertabrakan dengan atmosfer yaitu meteor atau yang biasa anda kenal dengan sebutan bintang jatuh. Namun, jika sebuah meteor berhasil mencapai permukaan bumi dalam suasana utuh, itu disebut meteorit. Dan inilah daftar meteor yang jatuh ke Bumi, yuk simak!
Contents
Meteor yang jatuh ke Bumi
Berikut beberapa meteor yang pernah jatuh ke Bumi, terdiri dari:
1. Vredefort, Afrika Selatan
Vredefort, yang terletak di Afrika Selatan, adalah tempat jatuhnya meteorit dan jatuhnya berhasil membuat lubang mirip kawah dengan diameter lebih dari 300 km. Kawah tempat jatuhnya meteor ini terletak di provinsi Free State Afrika Selatan dan dinamai menurut kota tempat kawah itu ditemukan. Berdasarkan keterangan para ahli geologi, lubang yang tercipta akibat jatuhnya meteor itu terbentuk 2,02 miliar tahun lalu. Sebuah studi oleh Desmond Moser, seorang ahli geokronologi di University of Western di Ontario, menyatakan bahwa asteroid atau meteor sepanjang 10 km menghantam daerah tersebut, menyebabkan lubang 10 kali lebih dalam dari Grand Canyon.
2. Akraman, Australia
Ilmuwan telah menemukan dua kawah akibat tumbukan meteor di pelosok Australia, yakni di Acraman. Kawah Acraman diyakini sebagai sisa kawah meteorit yang mencapai Bumi dan menghasilkan kawah berdiameter 463 km, menjadikannya salah satu kawah terbesar yang pernah ditemukan. Para ahli juga meyakini bahwa kawah ini adalah tempat meteorit terbelah dua saat sebelum menghantam Bumi. Meteor yang jatuh ke bumi diperkirakan lebih dari 300 juta tahun yang lalu. Hal ini didukung dengan ditemukannya sisa-sisa meteorit beberapa tahun lalu, dan menurut keterangan seorang peneliti dari Australian National University bernama Andrew Glikson, struktur neraca meteorit yang ditemukan tersebut berasal dari pecahan meteorit.
3. Sudbury, Kanada
Para ahli percaya ada satu lagi kawah meteor tertua yang pernah terbentuk di Bumi, cekungan mirip kawah bernama Sudbury yang masih ada di Kanada. Kawah tersebut diperkirakan berusia 1,85 miliar tahun dan tergolong kawah terbesar kedua di dunia dengan diameter 150 hingga 260 km. Sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2015, terbentuknya kawah tersebut disebabkan oleh jatuhnya meteor sepanjang 15 km. Penelitian yang dilakukan para ahli sejak 2013 hingga 2014 berhasil mengumpulkan sampel dari lapisan batuan setebal 1,5 km di sekitar Kawah Sudbury.
4. Chelyabinsk, Rusia
Pada 2013, penduduk Chelyabinsk dikejutkan oleh bola api besar yang ditembakkan dan meledak di langit. Pecahan bola api tersebut berhasil melukai ratusan orang yang berada di sekitar ledakan meteor tersebut. Kejadian yang cukup langka ini direkam oleh sejumlah besar orang yang menyaksikan meteor tersebut dan membagikannya di dunia maya. Menurut informasi dari NASA, meteor yang jatuh di Rusia ini merupakan meteor terbesar sejak tahun 1908 yang meratakan beberapa hutan di Siberia. Meteoroid yang masuk ke atmosfer Bumi diperkirakan memiliki diameter 15 meter.
5.Tunguska, Siberia
Pada tahun 1908, setidaknya lebih dari 80 juta pohon di hutan terpencil Siberia tumbang oleh meteor setinggi 190 meter. Luas situs yang terbentuk mencapai 800 mil persegi.
Jika pada saat itu daerah jatuhnya meteor tersebut berada di pemukiman penduduk, dapat dipastikan ratusan ribu orang tewas dan menghancurkan kota hingga ke pondasinya. Tak heran jika saat ini jejak jatuhnya meteor masih menyisakan area kosong di hutan Tunguska.
6. Chicxulub, Meksiko
Kawah di Meksiko ini tercipta akibat tumbukan meteorit besar yang terletak di Semenanjung Yucatan. Kawah tersebut diperkirakan berdiameter 150 km dengan kedalaman 10 hingga 30 km. Para ahli percaya bahwa kawah tersebut terbentuk 66 juta tahun yang lalu. Tidak hanya menimbulkan kawah yang besar dan dalam, dampak jatuhnya meteor ini menyebabkan kehancuran dan kepunahan massal yang cukup serius. Sedikitnya 75 persen spesies tumbuhan dan hewan yang ditemukan di planet Bumi mengalami kepunahan, termasuk dinosaurus non-unggas.
7. Canyon Diablo, Amerika Serikat
Kawah meteor yang sangat terkenal masih ditemukan di Amerika Serikat terletak di gurun utara Arizona yang dikenal sebagai Canyon Diablo. Kawah tempat jatuhnya meteor ini terletak di ketinggian 2 kilometer. Diameter Diablo Canyon mencapai 1.200 meter dengan kedalaman 170 meter. Hal yang paling unik dari kawah ini adalah terdapatnya garis luar di tepi kawah akibat retakan pada lapisan tumbukan meteor yang jatuh saat itu.
Demikian penjelasan IPS-Geografi HAI Berikut 7 meteor yang jatuh ke Bumi beserta penjelasannya
Semoga materi hari ini bermanfaat bagi siswa terima kasih!!!
Baca artikel lainnya:
