Assalammualaikum, selamat datang kelas IPS. Disini guru akan membahas pelajaran Geografi yaitu Hai”iklim Oldeman“. Berikut penjelasannya di bawah ini:

Planet Bumi adalah salah satu planet di tata surya dan satu-satunya planet yang dapat dihuni oleh makhluk hidup. Hanya planet Bumi yang dapat dijadikan sebagai tempat untuk kehidupan karena planet Bumi memiliki atmosfer yang paling sesuai dengan atmosfer yang dibutuhkan oleh makhluk hidup. Kondisi di Bumi sangat cocok untuk kehidupan baik pada malam maupun siang hari. Meski begitu, atmosfer di Bumi ini berbeda-beda dari satu distrik ke distrik lainnya. Bahkan pada setiap periode suasana di wilayah tersebut juga bisa berbeda. Keadaan di wilayah permukaan bumi ini sering disebut dengan keadaan cuaca. Cuaca dapat berupa langit seperti cerah atau mendung bahkan hujan. Selain langit, cuaca juga bisa menggambarkan jenis-jenis angin.
Sedangkan cuaca adalah keadaan udara di suatu wilayah, jika wilayah yang dicakup lebih banyak, kita menyebutnya iklim. Jadi, jika cuaca hanya mencakup wilayah yang sempit misalnya Bogor, maka iklim mencakup wilayah yang lebih luas yaitu Indonesia. Iklim tersebut disebabkan oleh letak wilayah menurut lintang dan bujur astronomis. Iklimnya sering berbeda dari satu negara ke negara lain, seperti Indonesia yang memiliki iklim yang berlawanan dengan Malaysia. Ada banyak jenis iklim, seperti iklim tropis, iklim subtropis, iklim sedang, iklim dingin dan sebagainya. Pada kesempatan kali ini akan dibahas tentang sebaran atau klasifikasi iklim Oldeman.
Contents
Definisi Oldeman tentang iklim
Iklim Oldeman merupakan klasifikasi iklim berdasarkan kriteria bulan basah dan bulan kering (bulan hujan). Klasifikasi iklim Oldeman ini merupakan klasifikasi baru di Indonesia, bahkan dalam banyak aspek masih memerlukan pembahasan batasan atau kriteria yang digunakan. namun klasifikasi ini masih berguna untuk keperluan praktis pengklasifikasian lahan pertanian tanaman pangan Indonesia. Oldeman menciptakan sistem klasifikasi iklim pertanian baru menggunakan elemen iklim hujan.
Keuntungan iklim Oldeman
Klasifikasi iklim Oldeman benar-benar baru di Indonesia. Meskipun demikian, klasifikasi iklim Oldeman ini banyak digunakan oleh seluruh petani di Indonesia. Seperti yang Anda ketahui bahwa sebagian besar penduduk Indonesia berprofesi sebagai petani dan pertanian memegang peranan penting bagi perekonomian Indonesia. Itulah mengapa klasifikasi Oldeman adalah yang paling penting. Klasifikasi iklim ini ditunjukkan untuk tanaman pangan seperti padi, serta untuk kelompok tanaman. Dibandingkan metode klasifikasi iklim lainnya, metode ini lebih modern karena juga memperhitungkan faktor cuaca lain seperti radiasi matahari yang berkaitan dengan kebutuhan air tanaman.
Klasifikasi iklim Oldeman
Iklim oldeman merupakan iklim yang digunakan untuk tanaman pangan atau pertanian di Indonesia. Klasifikasi iklim Oldeman didasarkan pada kriteria bulan basah dan kering menurut data dari iklim hujan. Kriteria dalam klasifikasi iklim ini berdasarkan perhitungan bulan basah (BB), bulan basah (BL) dan bulan kering (BK) dengan batasan kemungkinan curah hujan, curah hujan efektif dan kebutuhan air tanaman.
- Bulan basah (BB) adalah bulan dengan curah hujan rata-rata lebih dari 200 mm
- Bulan basah (BL) adalah bulan dengan curah hujan rata-rata 100 sampai 200 mm
- Bulan kering (BK) adalah bulan dengan jumlah curah hujan rata-rata kurang dari 100 mm
Kemudian, dalam klasifikasi iklim Oldeman, kami menggunakan aturan panjang bulan basah dan kering. Ada 5 jenis klasifikasi iklim Oldeman (berdasarkan bulan basah berturut-turut), sedangkan subdivisi dibagi menjadi empat jenis (berdasarkan bulan kering berturut-turut).
Klasifikasi iklim Oldeman dibagi menjadi 5 kategori. Kategori iklim Oldeman meliputi:
- Tipe A, bulan basah berturut-turut selama lebih dari 9 bulan
- Tipe B, bulan basah berturut-turut antara 7 dan 9 bulan
- Tipe C, bulan basah berturut-turut antara 5 dan 6 bulan
- Tipe D, bulan basah berturut-turut antara 3 sampai 4 bulan
- Tipe E, bulan basah berturut-turut kurang dari 3 bulan
Berdasarkan kriteria tersebut. Jadi Anda dan saya dapat mengklasifikasikan tipe iklim Oldeman untuk wilayah tertentu yang memiliki banyak curah hujan. Sedangkan data yang digunakan adalah data curah hujan bulanan sekitar minimal 10 tahun atau lebih yang diperoleh dari jumlah pos hujan susulan. Selanjutnya iklim ini dikelompokkan menjadi 17 distrik Agroklimat Oldeman mulai dari A1 sampai E4 seperti terlihat pada gambar berikut:
Kemudian hasil klasifikasi iklim Oldeman ini dapat digunakan untuk melakukan pekerjaan pertanian, seperti penentuan awal musim tanam dan intensitas tanam. Demikian informasi yang dapat dibagikan semoga bermanfaat.
Demikian penjelasan IPS-Geografi HAI 5 Klasifikasi iklim Oldeman: definisi dan keuntungan
Semoga materi hari ini bermanfaat bagi para siswa, terima kasih!!!
Baca artikel lainnya:
