Football5Star.net, Indonesia – Pelatih Chelsea, Mauricio Pochettino meminta maaf pasca timnya hanya bisa bermain imbang 2-2 melawan Burnley yang bermain dengan 10 pemain (30/3/24). Dia mengungkapkan apa saja yang salah di laga itu.

Chelsea bermain melawan tim peringkat ke-19 Burnley pada pekan lanjutan Premier League di Stamford Bridge.

Tim tamu harus bermain dengan 10 orang setelah Lorenz Assignon terkena kartu kuning kedua pada menit ke-40 yang pelanggarannya itu juga membuat Chelsea mendapatkan penalti yang dieksekusi oleh Cole Palmer.

Mauricio Pochettino Minta Maaf Pasca Ditahan 10 Pemain Burnley (@FabrizioRomano)
@FabrizioRomano

Namun dengan luar biasanya laga malah berakhir dengan skor 2-2 dengan Josh Cullen menyamakan kedudukan pada menit ke-47, Palmer mencetak gol kedua pada menit ke-78. Dan Burnley berhasil menyamakan kedudukan kembali tiga menit kemudian lewat sundulan Dara O’Shea.

“Saya minta maaf, tapi saya tidak senang dengan penampilan kami saat kami tidak menguasai bola,” ucap Pochettino seperti dikutip Football5Star dari laman resmi klub.

“Kami juga harus kuat melawan tim yang sangat mengandalkan fisik. Kami membiarkan mereka berlari terlalu banyak. Sulit menerima tidak memenangkan pertandingan karena itu adalah pertandingan yang harus dimenangkan.

“Kami kehilangan energi, kemampuan untuk menghadapi situasi, kami kehilangan komunikasi di antara kami. Hari ini, kami tidak sama. Kami memiliki gagasan yang jelas dalam setiap hal yang perlu kami tingkatkan. Itulah faktanya, itulah kenyataannya.”

Contents

Mauricio Pochettino: Semuanya Bersalah

Mauricio Pochettino Minta Maaf Pasca Ditahan 10 Pemain Burnley - Cole Palmer (chelseafc.com)
chelseafc.com

Hasil ini membuat The Blues tertahan di posisi ke-11 dan Pochettino menegaskan bahwa dirinya tidak akan menyalahkan individual.

“Lihatlah cara kami kebobolan gol pertama. Mereka kekurangan satu pemain dan mereka memainkan umpan satu sentuhan yang mudah kepada sang gelandang dan kemudian kami kebobolan,” ujar Pochettino.

“Para pemain perlu menyadari bahwa berkompetisi berbeda dengan bermain sepak bola. Kami bisa berada di sana dan bermain tetapi setelahnya kami perlu meningkatkan level kami.

“Itu bukan berarti menyalahkan pemain, tapi menyalahkan semua orang, karena mungkin kami harus lebih tegas dengan para pemain ketika kami hanya punya waktu satu hari untuk bersiap, karena mereka semua datang dalam kondisi yang berbeda dari tim nasionalnya.

“Tetapi kami harus lebih seperti sebuah tim, kami perlu menemukan komunikasi yang lebih baik, kami harus lebih kompetitif.”



Berita Terkini



Berita Piala Dunia Terkini


Liga Inggris, Liverpool, Liverpool vs West Ham United, Prediksi Liga Inggris, West Ham United, Prediksi Bola, Manchester United, Premier League, Tottenham Hotspur, Elche, Liga Spanyol, Real Madrid, berita judi online, berita judi slot online, berita terkini judi online, berita situs judi online, berita judi online terbaru, judi online berita, berita penangkapan judi online, berita terbaru judi online, berita tentang judi online

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *