Football5Star.net, Indonesia – Timnas U-23 Prancis memang menang 3-0 atas timnas U-23 Amerika Serikat pada matchday I Grup A Olimpiade 2024, Kamis (25/7/2024) dini hari WIB. Meskipun demikian, kesulitan Les Bleus mencetak gol membuat Thierry Henry terkenang pengalaman saat mengarungi Piala Dunia 1998.
Pada pertandingan yang berlangsung di Stade Velodrome, Marseille, Prancis tak tampil apik pada babak pertama. Mereka bahkan harus menunggu hingga menit ke-61 untuk membuka skor. Alexandre Lacazette menjadi pemecah kebuntuan dengan memanfaatkan umpan pemain baru Bayern Munich, Michael Olise.

Hal itu dimaklumi Thierry Henry. Dia lantas mengenang partai pertama Prancis di Piala Dunia 1998. “Ini sangat mirip dengan saat melawan Afrika Selatan. Pada 20 menit awal: ketakutan, tertekan, dalam emosi. Saya dapat memahami para pemain. Itu juga terjadi pada saya,” ucap dia seperti dikutip Football5Star.net dari Le Figaro.
Pria berumur 46 tahun itu menambahkan, “Saya tak ingin bicara soal Piala Dunia 1998 sebelum laga ini karena itu tidak mudah. Jadi tuan rumah, di Velodrome, di Marseille, itu indah, tapi Anda bisa agak lupa diri. Bagus untuk merasakan emosi, tapi Anda tak boleh lantas tersiksa oleh hal itu.”

Contents
Rasa Syukur Thierry Henry
Seperti halnya laga melawan AS di Olimpiade 2024, partai menghadapi Afsel di Piala Dunia 1998 juga pada akhirnya berujung kemenangan 3-0. Bedanya, kala itu, Les Bleus tak lama mengamai deadlock karena Christophe Dugarry mencetak gol pada menit ke-36. Adapun Thierry Henry menutup skor pada menit ke-2 injury time.
Kali ini, ketika deadlock berlangsung lebih lama, hingga 1 jam lamanya, Henry sebetulnya disergap kecemasan. Dia takut para pendukung Prancis dilanda frustrasi dan lantas mencemooh Alexandre Lacazette dkk. Henry akhirnya bernapas lega dan sangat bersykur karena kekahawatirannya itu tak terjadi.

“Ini (seperti) permainan catur. Jika penonton mulai mencemooh saat Anda mencoba membangun sesuatu melawan pertahanan rendah, itu akan semakin menghambat Anda. Untunglah mereka begitu sabar dan tak henti memberikan semangat kepada kami,” ucap legenda Arsenal tersebut.
Berdasarkan jadwal yang ada, timnas U-23 Prancis akan kembali bermain di Stade Velodrome pada matchday terakhir saat melawan Selandia Baru. Adapun laga menghadapi Guinea pada matchday II akan berlangsung di Stadion Allianz Riviera, Nice. Bermodal kemenangan 3-0 atas AS, Henry berharap dua laga itu juga mampu dimenangi Les Bleus.
Berita Terkini
Berita Piala Dunia Terkini
Liga Inggris, Liverpool, Liverpool vs West Ham United, Prediksi Liga Inggris, West Ham United, Prediksi Bola, Manchester United, Premier League, Tottenham Hotspur, Elche, Liga Spanyol, Real Madrid, berita judi online, berita judi slot online, berita terkini judi online, berita situs judi online, berita judi online terbaru, judi online berita, berita penangkapan judi online, berita terbaru judi online, berita tentang judi online
