Pengertian topologi – Bagi anak-anak IT khususnya yang berkecimpung di dunia jaringan pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah topologi jaringan. Yaa, topologi jaringan menjadi dasar bagi seorang network engineer dalam membangun jaringan skala kecil atau skala besar..
Sistem jaringan yang baik dimulai dengan merancang topologi jaringan yang baik sehingga semuanya jelas terkelola dan terstruktur. Misalnya, jalur Internet menuju gedung A atau B, memudahkan untuk menghitung perangkat yang diperlukan, membagi segmen alamat IP di setiap unit, dll.
Kali ini kita akan membahas pengertian topologi jaringan dan jenis-jenis topologi jaringan. Yuk simak penjelasannya!
Contents
Pengertian Topologi Jaringan
Topologi jaringan komputer adalah suatu teknologi yang mempelajari suatu teknik menghubungkan komputer dengan komputer lain, kemudian membentuk suatu jaringan. Topologi jaringan komputer juga merupakan metode menghubungkan dua komputer atau lebih dengan menggunakan kabel UTP, serat optik atau nirkabel sebagai media transmisi. Dalam hal ini akan sangat memungkinkan bagi pengguna untuk berkomunikasi dengan pengguna lain dengan mudah meskipun berada di tempat yang berbeda.
Topologi jaringan menggambarkan hubungan geometris antara elemen dasar yang membentuk jaringan, yaitu node, link, dan station. Pemilihan topologi jaringan didasarkan pada skala jaringan, biaya, tujuan, dan penggunaan. Topologi ini sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari, tetapi kita tidak menyadarinya. Topologi pertama yang digunakan adalah topologi trunk. Semua topologi memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
Macam-macam Topologi Jaringan Komputer
1. topologi BUS
Topologi ini merupakan topologi pertama yang digunakan untuk menghubungkan komputer. pada topologi ini setiap komputer akan dihubungkan dengan kabel yang panjang dengan beberapa terminal, dan pada ujung kabel tersebut harus diterminasi dengan sebuah terminator. Topologi ini sangat jarang digunakan dalam pembangunan jaringan komputer biasa, karena memiliki beberapa kekurangan antara lain kemungkinan terjadinya benturan aliran data, jika suatu perangkat rusak atau terjadi kerusakan pada bagian komputer maka jaringan tidak akan langsung bekerja. sebelum kerusakan terjadi, bertahanlah. terselesaikan.
Karakteristik topologi BUS:
Node dihubungkan secara seri di sepanjang kabel, dan di kedua ujung kabel ditutup dengan terminator.
Sangat sederhana untuk menginstal.
Pengeboran ekonomis dari segi biaya.
Paket data melintasi kabel.
Tidak diperlukan hub, yang diperlukan hanyalah konektor-T pada setiap kartu Ethernet.
Masalah yang sering muncul adalah jika salah satu node rusak maka seluruh jaringan dapat dimatikan, sehingga semua node tidak dapat berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
Kelebihan Topologi BUS
Tidak memerlukan banyak sumber daya kabel
Biayanya juga lebih murah dibandingkan topologi lainnya
tidak terlalu rumit jika kita ingin meningkatkan jangkauan jaringan
Sangat sederhana
Kekurangan topologi BUS
Tidak cocok untuk lalu lintas jaringan yang padat.
Konektor silinder apa pun yang digunakan sebagai konektor melemahkan sinyal listrik yang ditransmisikan dan sebagian besar akan mencegah penerimaan sinyal yang tepat.
Sangat sulit untuk men-debug bus.
Lebih lambat dari topologi lainnya.
2. Topologi RING
Topologi ring digunakan dalam jaringan yang memiliki kinerja tinggi, jaringan yang membutuhkan bandwidth untuk fitur sensitif waktu seperti video dan audio, atau ketika kinerja diperlukan ketika sejumlah besar komputer terhubung ke jaringan.
Pada topologi ring, setiap titik/simpul bertindak sebagai repeater yang akan memperkuat sinyal di sepanjang jalurnya, yang berarti setiap perangkat saling bekerja sama untuk menerima sinyal dari perangkat sebelumnya dan kemudian mengirimkannya ke perangkat berikutnya, proses penerimaan. dan pengiriman sinyal data ini dibantu oleh TOKEN.
Karakteristik topologi ring:
Node dihubungkan secara seri sepanjang kabel dalam bentuk jaringan melingkar.
Tampilannya sangat sederhana karena jenis topologi bus ini.
Paket data dapat mengalir hanya dalam satu arah (kiri atau kanan), sehingga tabrakan dapat dihindari.
Masalah yang mereka hadapi sama dengan topologi bus yaitu: jika salah satu node rusak, maka semua node tidak dapat berkomunikasi dalam jaringan.
Jenis kabel yang digunakan biasanya kabel UTP atau Kabel Patch (IBM tipe 6).
Kelebihan topologi ring :
Data mengalir dalam satu arah, sehingga tabrakan dapat dihindari.
Aliran data mengalir lebih cepat karena dapat melayani data dari kiri atau kanan server.
Ini dapat melayani arus lalu lintas data yang padat karena data dapat bergerak ke kiri atau ke kanan.
Waktu akses data lebih optimal.
Kekurangan topologi ring :
Jika ada satu komputer di ring yang down, itu akan mempengaruhi seluruh jaringan.
Menambah atau menghapus komputer akan mengacaukan jaringan.
Sulit untuk mengkonfigurasi ulang.
Cara Kerja Topologi Jaringan Komputer
Dalam dunia yang didorong oleh teknologi ini, jaringan memainkan peran penting dalam aktivitas sehari-hari setiap individu dan organisasi. Namun, harus ada pola atau pedoman tertentu yang harus diikuti untuk menghubungkan satu perangkat ke perangkat lainnya. Konfigurasi logis atau fisik jaringan ini dikenal sebagai topologi jaringan, dan jika Anda seorang profesional TI, inilah yang perlu Anda ketahui.
Topologi jaringan adalah pengaturan substansial dari jaringan di mana semua node terhubung satu sama lain menggunakan tautan jaringan atau jalur penghubung. Selain hanya menjelaskan bagaimana node saling berhubungan, topologi jaringan juga menjelaskan bagaimana data ditransfer dalam suatu jaringan.
Manfaat merancang topologi jaringan komputer
Topologi jaringan komputer membuat sistem jaringan lebih terstruktur, dirancang dan jelas. Apa manfaat topologi jaringan?
Arah jalur internet menjadi jelas. Jadi, memudahkan para insinyur jaringan untuk mengkonfigurasi.
Dapat meminimalkan biaya instalasi jaringan karena semuanya telah diperhitungkan dengan cermat dalam topologi jaringan. Jadi ada kemungkinan minimal kelebihan atau kekurangan perangkat.
Buat perawatan dan peningkatan menjadi mudah bagi para insinyur jaringan karena semuanya telah terstruktur secara detail. Memberi label pada setiap kabel juga akan menjadi nilai tambah.
Penggunaan menjadi sangat mudah dari sisi pengguna karena mereka semua dapat berkomunikasi dengan baik satu sama lain.
Demikian ulasan pengertian topologi semoga menambah wawasan anda semua. Terimakasih yang sudah baca artikel ini.
Baca Juga: Rekomendasi 6 Game Penghasil Uang Asli
