Assalammualaikum, selamat datang kelas IPS. Disini guru akan membahas pelajaran Geografi yaitu Hai”Gunung berapi “. Berikut penjelasannya di bawah ini:

Indonesia merupakan negara kepulauan dengan banyak gunung berapi. Beberapa di antaranya bahkan merupakan gunung berapi aktif. Ini karena Indonesia terletak di atas Ring of Fire.
Salah satu pulau di Indonesia yang terkenal dengan keindahannya dan menjadi tujuan wisatawan mancanegara adalah pulau Bali. Pulau ini tidak hanya memiliki pantai yang indah, tetapi juga rangkaian pegunungan yang memiliki daya tarik tersendiri.
Dari sekian gunung yang ada di Bali, beberapa di antaranya tergolong gunung api aktif. Dan ini adalah gunung berapi aktif di Bali.
Contents
Gunung berapi aktif di Bali
Berikut 2 gunung api aktif di Bali yang terdiri dari :
1. Gunung Agung
Gunung Agung tergolong gunung tertinggi di Pulau Bali dengan ketinggian 3.031 meter di atas permukaan laut. Gunung bertipe stratovolcano ini terletak di Kecamatan Rendang, Provinsi Karangasam.
Gunung Agung memiliki kawah terbesar dan terdalam. Bahkan pada waktu-waktu tertentu gunung ini sering mengeluarkan asap dan uap air.
Menurut sensus, Gunung Agung meletus pada tahun 1808, disusul letusan-letusan lain di tahun yang berbeda. Pada tahun 2017 terjadi peningkatan aktivitas seismik di dekat Gunung Agung yang menaikkan status gunung ini menjadi status waspada.
Hingga akhirnya pada 21 November 2017 terjadi letusan freatik kecil. Letusan magmatik mulai terjadi pada 25 November 2017, diikuti dengan letusan yang cukup dahsyat. Letusan kembali terjadi pada 26 November 2017.
Pada 11 April 2018, Gunung Agung kembali mengeluarkan abu vulkanik setinggi 500 meter. Pada 2 Juli 2018, Gunung Agung kembali meletus dengan radius semburan lahar yang mencapai 2 km.
Sejak erupsi 2018, aktivitas Gunung Agung terus berlanjut meski levelnya diturunkan. Bahkan hingga tahun 2020, Gunung Agung cukup sering mengeluarkan asap yang berasal dari kawahnya.
Tak heran jika masyarakat yang tinggal di sekitar Gunung Agung harus selalu waspada dan tidak boleh berada dalam jarak 4 km dari kawah gunung tersebut.
2. Gunung Batur
Gunung Batur merupakan gunung berapi aktif kedua di Bali. Gunung yang memiliki ketinggian 1.717 mdpl ini terletak di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.
Salah satu ciri Gunung Batur adalah memiliki kaldera dan merupakan salah satu kaldera terbesar di dunia. Luas kaldera Gunung Batur mencapai 13,8 x 10 km, dan ketinggian punggungan kaldera berkisar antara 1.267 hingga 2.152 meter.
Di dalam kaldera terdapat danau berbentuk bulan sabit, sedangkan di sebelah tenggara disebut Danau Batur. Panjang danau ini 7,5 km, lebarnya 2,5 km, dan kelilingnya 2,2 km.
Gunung Batur telah beberapa kali meletus, tercatat gunung ini meletus sejak tahun 1804, dan letusan terakhir terjadi pada tahun 2005. Secara total, Gunung Batur meletus sebanyak 26 kali antara tahun 1804 hingga 2005.
Letusan terkuat terjadi dari 2 Agustus hingga 21 September 1926.
Meski tergolong gunung berapi aktif, tak membuat Gunung Agung sepi pengunjung. Salah satu tempat wisata yang paling terkenal di kawasan Gunung Batur adalah Trunyan.
Bagi masyarakat Bali, Gunung Agung dan Gunung Batur memiliki keistimewaan tersendiri. Mereka melihat kedua gunung itu sebagai lingga dunia atau lingga alam.
Gunung Agung dipandang sebagai perwujudan Purusha atau laki-laki, sedangkan Gunung Batur merupakan perwujudan Pradhana (perempuan). Keduanya tidak dapat dipisahkan karena saling berhubungan untuk mendorong kesuburan yang tentunya memberikan kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat Bali.
Demikian penjelasan IPS-Geografi HAI 2 gunung api aktif di bali dan penjelasannya
Semoga materi hari ini bermanfaat bagi para siswa, terima kasih!!!
Baca artikel lainnya:
