Assalammualaikum, selamat datang Kelas ilmu sosial. Di sini guru akan membahas pelajaran Geografi yaitu tentang”Waktu geologisBerikut penjelasannya di bawah ini:

Planet Bumi terdiri dari banyak lapisan. Lapisan kulit bumi yang menyusun struktur bumi terdiri dari tanah dan batuan. Jenis tanahnya pun bermacam-macam, ada yang subur dan tidak subur, ada yang lempung, dan ada yang berpasir. Perlu Anda ketahui juga bahwa bumi memiliki lapisan batuan dan tanah serta lempengan-lempengan yang membentuk bumi. Ada lempeng yang bergerak paling aktif, yang sering disebut lempeng tektonik.
Lempeng tektonik banyak terdapat di seluruh bagian bumi dan sering kali pergerakan antar lempeng tersebut saling berkaitan. Oleh karena itu sering terjadi peristiwa di satu tempat karena adanya plakat, kemudian peristiwa serupa akan terjadi di tempat lain. Nah, pada kesempatan kali ini Anda akan membahas tentang lempeng dan pergerakannya di kabupaten Indonesia agar kita bisa mengetahui lebih banyak tentang banyak peristiwa yang sedang terjadi di Indonesia.
Contents
Lempeng tektonik, apa itu?
Sebelum kita membahas pergerakan lempeng di Indonesia, Anda dan saya harus mengetahui terlebih dahulu apa itu tektonik lempeng. Sebenarnya definisi lempeng itu sendiri tidak lepas dari teori permukaan bumi yang berbicara tentang pergeseran benua. Benua di Bumi merupakan salah satu penutup yang dimiliki Bumi. Nah, mantel bumi atau yang biasa disebut dengan litosfer membentuk sebuah lempeng. Nah, lempengan-lempengan ini bisa bergerak semulus pertumbuhan kuku atau helaian rambut manusia.
Sebenarnya ada beberapa jenis lempeng yaitu lempeng samudera dan lempeng benua. Lempeng samudera sendiri adalah lempeng yang terletak di wilayah lautan, sedangkan lempeng benua adalah lempeng yang menutupi daratan. Sedangkan lempeng tektonik membagi wilayahnya menjadi lempeng samudera dan lempeng benua, dan ada daerah yang memiliki dua jenis lempeng secara bersamaan. Nah, piringnya banyak bergerak. Di bawah ini kita akan membahas beberapa pergerakan lempeng di Indonesia.
Pelat dapat bergerak karena alasan yang tidak diketahui. Saat ini, asumsi yang diterima secara luas tentang penyebab pergerakan lempeng adalah adanya arus konveksi di mantel atau mantel. Indonesia terletak di antara rangkaian lempeng global utama, yaitu Lempeng Pasifik, Lempeng Indo-Australia, dan Lempeng Eurasia. Lempeng ini terus bergerak setiap tahun karena arus konveksi bumi. Pergerakan lempeng-lempeng tersebut tentunya akan memberikan dampak atau dampak yang besar bagi Indonesia. Akibat nyata dari dampak pergerakan lempeng di Indonesia adalah:
-
Indonesia adalah daerah rawan gempa
Akibat pergerakan lempeng bumi, Indonesia menjadi daerah yang rawan gempa. Oleh karena itu, banyak gempa bumi yang tidak jarang terjadi di Indonesia, baik skala besar, menengah maupun kecil, baik yang berpusat di darat maupun lepas pantai. Di antara sekian banyak gempa yang pernah terjadi di Indonesia, yang termasuk bencana gempa bumi, antara lain gempa Aceh 2004, gempa Yogyakarta 2006, dan gempa Sulawesi Tenggara 2018.
-
Jumlah gunung berapi aktif di Indonesia
Selain sebagai daerah paling rawan gempa di dunia, pergerakan lempeng juga mengakibatkan keberadaan gunung berapi teraktif di Indonesia. Terbukti banyak gunung berapi aktif di Indonesia. Biasanya aktivitas pegunungan ini akan terjadi secara bersamaan karena lempeng-lempeng itu sendiri saling berhubungan. Beberapa gunung berapi paling aktif di Indonesia antara lain Gunung Merapi, Gunung Sinabung, Gunung Kelud dan sebagainya.
Dampak pergerakan lempeng di Indonesia nampaknya sangat nyata karena selain menimbulkan banyak kerusakan juga menimbulkan banyak korban. Sementara itu, ada beberapa jenis gerak lempeng di Indonesia:
1. Geser satu sama lain
Pergerakan lempeng adalah gerakan yang meluncur satu sama lain, yaitu, mereka bergerak sejajar, tetapi dalam arah yang berlawanan. Kedua pelat tidak saling meluncur atau saling menopang.
2. Berpisah
Ketika lempeng tektonik pecah, litosfer menipis dan terbelah membentuk batas divergen sebagai akibat dari penyebaran. Ketika ini terjadi di lempeng samudera, satu akan menyebar di dasar laut. Sedangkan jika terjadi pada lempeng benua akan mengakibatkan terbentuknya rift valley akibat adanya celah antara kedua lempeng yang saling menjauh.
3. Saling mendukung
Gerakan ini terjadi ketika dua lempeng tektonik meluncur menuju kerak bumi. Pergerakan ini terjadi ketika lempeng samudera terdorong ke bawah lempeng benua atau lempeng samudera lain yang disebut zona subduksi.
Demikian menjelaskan pelajaran IPS-Geografi HAI Berikut ini adalah 3 pergerakan lempeng di Indonesia dan penjelasannya
Semoga materi hari ini bermanfaat bagi siswa, terima kasih!!!
Baca juga :
