Assalammualaikum, selamat datang kelas IPS. Di sini guru akan membahas pelajaran Geografi yaitu Hai”salju longsor “. Berikut penjelasannya di bawah ini:

Tanah merupakan komponen abiotik yang bermanfaat bagi manusia, hewan, dan tumbuhan. Tanah merupakan komponen yang dapat menyediakan sumber kehidupan sehari-hari. Dengan tanah kita bisa bercocok tanam dan nantinya menghasilkan sesuatu yang bisa dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan kita sehari-hari. Namun, jika lahan tidak dijaga dan dirawat dengan sebaik mungkin, maka akan berakibat buruk, salah satunya dapat menyebabkan tanah longsor.
Contents
Pengertian tanah longsor
Longsor adalah peristiwa geologis yang terjadi akibat pergerakan batuan atau massa tanah yang jatuh ke bawah. Secara umum longsor disebabkan oleh 2 hal, yaitu faktor inisiasi dan faktor inisiasi. Faktor pendorong adalah faktor yang mempengaruhi keadaan materi, sedangkan pemicu adalah faktor yang menyebabkan pergerakan materi
Longsor tentu merasakan proses seperti itu. Proses longsor adalah keluarnya material yang membentuk lereng berupa batuan atau tanah yang bergerak atau bergerak ke bawah, yang disebabkan oleh kondisi tanah yang tidak rata atau terkena tekanan dari atas seperti hujan deras.
Proses terjadinya tanah longsor
Berikut adalah proses terjadinya tanah longsor yang sering terjadi di berbagai daerah di Indonesia:
- Proses penetrasi air ke dalam tanah Proses pertama tanah longsor adalah proses infiltrasi air hujan ke dalam tanah. Dimana kasus infiltrasi air nantinya akan menimbulkan beban di dalam tanah yang nantinya berada pada batas kemampuan maksimum tanah menahan air.
- Perubahan tekstur tanah – Yang dimaksud di sini adalah jika air terus menerus mengenai tanah sampai suatu saat menembus unsur tanah yang kedap air dan berperan sebagai bidang gelincir, maka tanah akan menjadi licin. Tanah yang licin ini nantinya akan mengalami pergerakan turun yang sangat cepat saat terjadi hujan lebat.
- Tanahnya lapuk – Tanah yang berada di permukaan akan mengalami pengaruh cuaca, begitu juga dengan struktur lapisan tanah yang berada di bawahnya, sehingga sampai ke dasar tanah. Pada peristiwa cuaca berikut ini yang nantinya akan menyebabkan tanah bergerak sepanjang lereng kemudian mengangkat lereng sehingga terjadi longsor.
Penyebab tanah longsor
Faktor Penyebab Tanah Longsor Seperti yang telah dijelaskan di atas, tanah longsor disebabkan oleh faktor alam dan juga faktor manusia. Faktor-faktor tersebut antara lain curah hujan yang tinggi terus menerus, kondisi topografi seperti kemiringan lereng, banyaknya penebangan liar tanpa memikirkan akibat dari penebangan yang berlebihan, sistem pertanian yang tidak memperhatikan irigasi yang aman, sistem drainase pada lereng. tidak berfungsi dengan baik, kondisi geologis seperti batuan lapuk.
Gempa bumi atau letusan gunung berapi yang dapat menyebabkan pergerakan tanah, lapisan batuan lempung, kemiringan lapisan interbedded, kondisi tata air yang tidak lancar karena penyumbatan pada sistem drainase, penumpukan tanah di lereng, budidaya tambak di lereng yang dapat menyebabkan resapan air ke dalam tanah dalam jumlah besar, serta hilangnya kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungannya sendiri. Ini adalah faktor-faktor dari alam serta hal-hal dari manusia yang dapat menyebabkan tanah longsor.
Tanda-tanda tanah longsor
Tanah longsor terkadang terjadi secara tiba-tiba. Namun, terdapat rambu-rambu yang dapat dijadikan tolok ukur untuk memahami terjadinya longsor sehingga longsor dapat dicegah. Tanda-tanda tersebut dapat dijumpai pada lingkungan yang selama ini antara lain munculnya retakan sedang pada lereng yang sejajar dengan arah tebing, hal ini sering dapat diketahui setelah hujan, munculnya mata air di tempat-tempat tertentu yang sebelumnya tidak ditemukan mata air.
Bagian rumah seperti pintu dan jendela akan sulit dipindahkan karena pondasi tanah sudah bergeser, tebing tampak kurang kokoh dari sebelumnya, beberapa material seperti kerikil mulai berjatuhan, tanaman atau tiang listrik tampak goyah dari biasanya, beberapa pekarangan atau di dalam rumah tiba-tiba tenggelam, tiba-tiba runtuhnya elemen tanah dalam jumlah banyak, muncul retakan pada dinding rumah yang disebabkan oleh resapan air dan keadaan air menjadi tidak jelas dan terlihat sangat keruh, hal ini terjadi karena daya resap tanah lagi tidak sempurna.
Jenis tanah longsor
Longsor yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia disebabkan oleh berbagai hal. Oleh karena itu, jenis longsoran dibagi menjadi 6 menurut pergerakannya, debris dan debris. Berikut pembahasannya:
- Menerjemahkani – merupakan jenis longsoran yang sering terjadi, dimana longsoran jenis ini terjadi akibat pergerakan massa tanah dan batuan pada bidang longsoran datar.
- Rotasi – merupakan jenis longsoran yang terjadi akibat pergerakan massa tanah dan batuan yang ada pada bidang geser cekung.
- Memblokir – merupakan jenis longsoran yang terjadi akibat keluarnya batuan yang bergerak pada bidang gelincir yang datar. Longsoran jenis ini sering disebut longsoran batu translasi karena merupakan satu-satunya yang merasakan pergerakan bebatuan.
- Reruntuhan batu – merupakan jenis longsoran kuat dimana longsoran jenis ini terjadi akibat pergerakan batuan yang bergerak ke bawah dengan teknik jatuh bebas. Umumnya longsor jenis ini terjadi di perbukitan terjal di dekat pantai.
- Perayapan tanah – merupakan jenis longsoran yang terjadi secara perlahan dari atas ke bawah. Dimana jenis tanah longsor ini terkadang tidak dapat dideteksi, namun sebagian orang dapat mengetahuinya dengan melihat pohon, tiang listrik dan lain sebagainya yang berguncang lebih dari biasanya.
- Bahan limbah – Jenis tanah longsor ini terjadi ketika massa tanah bergerak dan kemudian didorong oleh air. Kecepatan aliran ini tergantung pada tingkat kemiringan, volume dan tekanan air. Secara umum jenis longsoran ini tidak jarang terjadi di daerah lembah atau sekitar gunung berapi.
Demikian penjelasan IPS-Geografi HAI 3 Terjadinya tanah longsor: pengertian, faktor, tanda dan jenis
Semoga materi hari ini bermanfaat bagi para siswa, terima kasih!!!
Baca artikel lainnya:
