Assalammualaikum, selamat datang kelas IPS. Di sini guru akan membahas pelajaran Geografi yaitu Hai”Lipatan miring“. Berikut penjelasannya di bawah ini:

Lipat-miring

Contents

Definisi lipatan miring

Relief permukaan bumi diciptakan oleh gaya-gaya yang membentuk permukaan bumi. Gaya-gaya yang membentuk permukaan bumi, yang sering disebut gaya geologi, terbagi menjadi dua jenis, yaitu gaya endogen dan gaya eksogen. Energi endogen sendiri terbagi menjadi beberapa rangkaian gerakan, salah satunya adalah gerakan epirogenetik.

Gerak epirogenetik yang memberikan tekanan pada struktur lapisan bumi yang bersifat plastis membentuk gelombang pada kerak bumi yang disebut lipatan. Lipatan dapat dikatakan gelombang yang timbul akibat proses diastrofisme, yaitu proses pembentukan oleh gaya endogen tanpa disertai vulkanisme.

Pleat sendiri terbagi menjadi beberapa jenis pleat, antara lain vertical pleat, horizontal pleat, blocking pleat, fold, dan bias pleat. Shivering pleats atau dikenal juga dengan asimetris pleats adalah jenis lipit yang memiliki sumbu tidak simetris sehingga membentuk sudut. Berikut ini penjelasan tentang terbentuknya lipatan miring.


Proses pembentukan lipatan miring

Lipatan merupakan salah satu struktur geologi yang banyak dijumpai pada batuan sedimen yang memiliki lapisan-lapisan yang terbentuk selama proses sedimentasi. Namun, ada juga lipatan yang ditemukan pada batuan metamorf dan batuan beku.

Lipatan mikro atau lipatan kecil yang hanya berukuran beberapa meter dapat ditemukan pada berbagai jenis batuan, dan terdapat lipatan mega atau lipatan besar yang berukuran beberapa kilometer. Perbedaan ukuran tergantung pada waktu yang dibutuhkan untuk membentuk lipatan, sifat fisik batuan yang terlipat, sistem tegangan, besarnya gaya yang bekerja pada lipatan, dan mekanisme pembentukan lipatan.

Terbentuknya lipatan juga disebabkan oleh beberapa faktor penyebab seperti perpindahan atau gravitasi, intrusi bahan beku, gaya tektonik dan injeksi garam. Sebuah bidang disebut lipatan ketika terjadi evolusi dari bidang datar menjadi bentuk bidang lengkung. Ada dua jenis mekanisme pelipatan, yaitu pelipatan dan pelipatan. Bidang datar menjadi bidang lengkung yang disebabkan oleh gaya tekan yang arahnya tegak lurus terhadap permukaan pelat. Sedangkan keburaman disebabkan oleh gaya tekan yang arahnya sejajar dengan permukaan pelat.

Berikut adalah proses pembentukan lipatan miring.

  1. Lipatan terbentuk akibat peristiwa dislokasi, yaitu perubahan posisi lapisan tanah atau eksodus lempeng bumi. Pergerakan lempeng-lempeng tersebut menyebabkan tekanan pada kerak bumi secara horizontal.
  2. Lapisan kerak bumi akan terdorong di antara tepi lapisan atau pada kedua tepi lapisan. Awalnya tekanan atau tekanan secara horizontal akan membentuk lipatan vertikal, atau lipatan yang memiliki sumbu simetris.
  3. Setelah terbentuknya lipatan simetris, tekanan atau tekanan konstan akan mengubah lipatan tegak menjadi lipatan asimetris. Jika tekanan dikembalikan secara terus menerus, maka akan menyebabkan terbentuknya lipatan-lipatan lain dengan sumbu lipatan yang lebih lurus.
  4. Pembentukan kerutan juga terkait dengan patah tulang. Lapisan tanah yang mengalami tekanan pada akhirnya akan terlipat dan membentuk antiklin dan sinklin. Jika tekanan berlanjut dan kemudian melebihi batas elastis, maka tekukan akan mulai bergerak dan membentuk patahan.

Elemen geometri lipatan sudut

Lipatan bergelombang terdiri dari serangkaian elemen geometris. Berikut adalah beberapa bagian dari geometri lipatan:

  1. Anticlinal atau disebut juga lipatan punggung, yaitu bagian lipatan yang memiliki bentuk cembung (cembung) ke arah atas. Elemen ini memiliki dua sayap dengan arah pitch yang saling berjauhan dan saling berlawanan. Pusat antiklin disebut inti antiklin.
  2. Sinklin atau disebut juga lipatan lembah adalah bagian lipatan yang memiliki bentuk cekung (cekung) ke arah atas. Garis siklon memiliki dua sayap miring yang saling mendekati. Pada elemen tengah sinklin adalah inti dari sinklin.
  3. Tungkai, atau sayap, adalah bidang bergelombang yang membentuk struktur sinklinal atau antiklinal. Anggota gerak juga dapat diartikan sebagai elemen lipatan yang posisinya menurun dari kelengkungan maksimum antiklin ke kelengkungan maksimum sinklin. Tungkai memiliki format panjang dari bidang aksial satu lipatan ke bidang aksial lipatan lainnya. Ada dua jenis tungkai, tungkai belakang yang merupakan sayap miring, dan sayap depan, yang merupakan sayap curam dengan lipatan simetris.
  4. Bidang aksial adalah bidang yang memotong bagian atas lipatan. Karena persilangan, elemen samping lipatan tidak sepenuhnya simetris.
  5. Permukaan aksial atau permukaan engsel adalah bidang imajiner yang berisi semua garis lipatan aksial.
  6. Punggungan adalah garis yang menghubungkan titik tertinggi lipatan pada bidang yang sama. Punggungan memiliki nama lain, yaitu garis engsel, garis ini terletak di bagian atas sayap. Puncak terbentuk di bidang punggungan. Punggungan ini datar di tikungan.
  7. Melalui adalah garis yang menghubungkan titik-titik yang sangat rendah dari bidang yang sama. Through adalah kebalikan dari reef. Garis ini dicetak di ujung lipatan paling bawah. Bagian itu dibentuk pada bidang di tikungan yang disebut garis palung.
  8. Bajak adalah sudut yang dihasilkan dari pertemuan sumbu dengan garis horizontal pada bidang vertikal.
  9. Titik belok adalah titik dimana terjadi evolusi pada busur yang masih tergolong bagian dari anggota tubuh.
  10. Panjang gelombang, atau disebut juga setengah, adalah jarak antara dua titik tekukan.
  11. Inti adalah bagian lipatan yang posisinya berada di sekitar sumbu lipatan.
  12. Depresi adalah area yang sangat rendah dari puncak lipatan.
  13. Kulminasi adalah area tertinggi dari puncak lipatan.
  14. Garis kristal adalah garis imajiner yang ditemukan di setiap permukaan antiklin.
  15. Permukaan kristal merupakan bidang imajiner yang menjadi tempat bagi semua garis kristal antiklin.
  16. Rake adalah sudut yang merupakan salah satu garis engsel atau garis aksial.

Demikian penjelasan IPS-Geografi HAI Lipatan miring adalah: proses dan unsur pembentukan

Semoga materi hari ini bermanfaat bagi para siswa, terima kasih!!!


Baca artikel lainnya:

Web Seputar Pengetahuan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *