Assalammualaikum, selamat datang Kelas ilmu sosial. Di sini guru akan membahas pelajaran Geografi yaitu tentang”Penggundulan hutanBerikut penjelasannya di bawah ini:

Contents
Definisi deforestasi
Deforestasi adalah perusakan hutan dengan cara menebang pohon, yaitu penebangan pohon secara tidak sah atau berlebihan yang akan menyebabkan suatu kawasan hutan menjadi tandus atau tidak ada pohon yang tumbuh di kawasan tersebut.
Konsekuensi dari deforestasi
Berikut enam (6) akibat deforestasi, antara lain:
- Manfaat ekonomi jangka pendek, seperti korupsi di lembaga pemerintah, kekayaan dan kekuasaan, pertumbuhan penduduk dan urbanisasi.
- Konstruksi perkotaan, tentu saja, kayu digunakan sebagai bahan bangunan, furnitur, dan produk kertas.
- Menyesuaikan perluasan wilayah perkotaan. Hasilnya adalah hilangnya kawasan hutan dan deforestasi besar-besaran.
- Hutan ditebang untuk membuka lahan untuk bercocok tanam, membangun pertanian dan peternakan. Ini akan membutuhkan lahan yang luas.
- Di bawah lahan hutan ada minyak dan pertambangan, serta pembangunan jalan.
- Kebakaran hutan dapat terjadi secara alami atau disebabkan oleh aktivitas manusia yang membuka hutan.
Dampak deforestasi
Berikut 4 (empat) akibat deforestasi, antara lain:
- Karena tidak adanya hutan maka dapat terjadi penurunan sumber daya air, karena pohon menyerap air di atas tanah, akar menyerapnya, karena tidak ada pohon, dapat terjadi penurunan sumber daya air itu sendiri.
- Keanekaragaman hayati semakin berkurang. Hutan hujan tropis hanya membentuk 6% dari permukaan bumi, tetapi di sini ada 80-90% dari semua spesies. Karena deforestasi, sekitar 100 spesies unik atau tidak dikenal berkurang setiap hari, dan bahkan mungkin menghilang.
- Salah satu fungsi penting hutan adalah menyerap dan menyimpan air dalam jumlah besar dengan cepat saat hujan lebat. Ketika hutan hilang, maka akan menyebabkan banjir dan kekeringan lanjutan di daerah yang terkena dampak. jika terus berlanjut akan menimbulkan gangguan di kawasan pemukiman manusia dan membahayakan kehidupan mereka.
- Deforestasi juga berkontribusi terhadap pemanasan global. Pohon berfungsi sebagai penghasil karbohidrat, lemak dan protein yang membentuk pohon dari karbon dioksida itu sendiri, suatu proses yang disebut fotosintesis. Ketika deforestasi terjadi, maka akan mengakibatkan pelepasan karbon dioksida yang tersimpan di dalamnya. Hal ini menyebabkan tingkat karbon dioksida yang lebih tinggi di atmosfer, yang mengakibatkan pemanasan global.
Cara mengatasi deforestasi
Berikut delapan (8) cara mengatasi deforestasi, antara lain:
-
Konsultasi masyarakat tentang konsekuensi deforestasi
Konseling dapat dilakukan secara lisan atau tertulis. Dari mulut ke mulut dapat ditemui dan didiskusikan langsung di masyarakat. Atau secara tertulis bisa dengan memberikan peringatan tentang dampak deforestasi.
-
Memotivasi masyarakat untuk bertanggung jawab
Dalam hal motivasi, harus ada pionir atau mereka yang mau, agar seluruh masyarakat meniru apa yang dilakukan para pionir itu. Jarang orang ingin melakukan lebih dari yang mereka harapkan, jadi kami membutuhkan seorang perintis. Contoh yang sudah dilakukan seperti penghijauan melalui hutan rakyat, tidak membuang sampah sembarangan, pemanfaatan jasa dan hasil hutan bukan kayu.
-
Mengesahkan peraturan tentang deforestasi
Beberapa regulasi yang dapat diterapkan antara lain pembatasan jumlah penebangan hutan per tahun, perencanaan sebelum penebangan, penertiban illegal logging, dan kewajiban penanaman kembali atau reboisasi setelah penebangan.
-
Pelaksanaan pemantauan, pengendalian dan pengelolaan hutan
Agar hal ini dapat berjalan dengan lancar, tentunya harus dilaksanakan oleh semua pihak, baik seluruh masyarakat maupun pemerintah itu sendiri. Jika hanya dilakukan secara sepihak, maka hasil yang diperoleh tidak akan memuaskan semua pihak.
-
hukum lingkungan hidup
Contoh: Instruksi Presiden Republik Indonesia (IMPRES) no. 4 Tahun 2005 yang memuat “pemberantasan illegal logging di kawasan hutan dan pergerakannya di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia”.
-
Sanksi pembalakan liar
Jika undang-undang atau peraturan itu diundangkan dan diundangkan, maka seluruh masyarakat harus menaati dan menaati peraturan yang berlaku. Jika ada pelanggaran, harus ada sanksi. Sanksi dapat berupa peringatan, ancaman, penjara. sesuai dengan hukum yang berlaku.
-
Larangan illegal logging
Illegal logging dapat diartikan sebagai illegal logging, dapat menyebabkan hutan menjadi tandus. Penyebab illegal logging berbeda-beda, namun penyebab utama illegal logging adalah faktor ekonomi, sehingga diperlukan sanksi terhadap illegal logging.
Penanaman kembali atau biasa disebut dengan penghijauan perlu dilakukan untuk mengembalikan lingkungan hutan seperti semula. Namun penghijauan saja tidak cukup, kita harus selalu menjaga hutan.
Demikian menjelaskan pelajaran IPS-Geografi HAI Pengertian deforestasi, akibat, dampak dan cara mengatasinya
Semoga materi hari ini bermanfaat bagi siswa, terima kasih!!!
Baca artikel lainnya:
