Assalammualaikum, selamat datang kelas IPS. Disini guru akan membahas pelajaran Ekonomi yaitu Hai”Sistem ekonomi“. Berikut penjelasannya di bawah ini:

Contents
Pengertian sistem ekonomi
Sistem ekonomi adalah cara mengatur dan mengatur semua kegiatan ekonomi dalam masyarakat yang dipimpin oleh pemerintah atau swasta berdasarkan prinsip-prinsip tertentu untuk mencapai kesejahteraan dan kemakmuran.
Berikut ini adalah beberapa definisi sistem ekonomi menurut para ahli, diantaranya:
Menurut Gilars, sistem ekonomi adalah segala tata cara mengatur sikap masyarakat dalam melakukan kegiatan ekonomi agar terbentuk suatu kesatuan yang terstruktur dan dinamis serta terhindar dari kekacauan.
-
Menurut Gregory Grossman dan M. Manu
Menurut Gregory Grossman dan M. Manu, sistem ekonomi adalah sekumpulan bagian-bagian yang terdiri dari unit-unit ekonomi dan pelaku-pelaku serta lembaga-lembaga ekonomi yang tidak hanya saling berhubungan, tetapi juga saling membantu dan mempengaruhi sampai batas tertentu.
Menurut McEachern, sistem ekonomi adalah seperangkat mekanisme dan institusi yang menjawab pertanyaan tentang apa, bagaimana, dan untuk siapa barang dan jasa diproduksi.
-
Menurut Chester A Bermand
Menurut Chesters A Bermand, sistem ekonomi adalah suatu kesatuan kolektif yang sistematis yang di dalamnya terdapat komponen-komponen yang memiliki ciri dan batasannya masing-masing.
Menurut Dumatry, sistem ekonomi adalah sistem yang mengatur dan menjalin hubungan ekonomi antara manusia dengan seperangkat lembaga dalam ketahanan.
Fungsi sistem ekonomi
Berikut ini adalah beberapa fungsi dari sistem ekonomi, antara lain:
- Sebagai fasilitator pendorong untuk menghasilkan sesuatu.
- Ini berfungsi untuk mengelola kegiatan seseorang dalam perekonomian.
- Sebagai hasil dari pengelolaan distribusi produksi di seluruh anggota perusahaan. Dengan tujuan agar dapat tampil seperti yang diharapkan.
- Membuat prosedur tertentu agar distribusi barang dan jasa dapat berjalan lebih baik.
Jenis sistem ekonomi
Ada beberapa jenis sistem ekonomi, antara lain:
Sistem ekonomi tradisional
Sistem ekonomi tradisional adalah sistem ekonomi yang diterapkan oleh masyarakat tradisional. Sesuai dengan keberadaannya yang tradisional, maka pola perekonomiannya juga tradisional. Teknik produksi dipelajari dari generasi ke generasi. Secara umum, produksi lebih mengandalkan alam dan tenaga kerja. Hasil produksi terbatas pada keluarga atau kelompok saja.
Ciri-ciri sistem ekonomi tradisional
Di bawah ini adalah beberapa ciri sistem ekonomi tradisional, antara lain:
-
Teknik produksi dipelajari secara turun temurun dan sederhana.
-
Hanya sedikit menggunakan modal.
-
Pertukaran dilakukan dengan sistem barter.
-
Dia tidak tahu pembagian kerja.
-
Masih terikat tradisi.
-
Tanah adalah basis produksi dan sumber kemakmuran.
Sistem ekonomi komando
Dalam sistem ekonomi komando, peran pemerintah sangat dominan, sedangkan peran masyarakat atau swasta sangat kecil. Dalam sistem ini, pemerintah menentukan: barang dan jasa apa yang akan diproduksi, dengan cara atau metode apa produk tersebut diproduksi, dan kepada siapa dan untuk siapa produk tersebut diproduksi.
Ciri-ciri sistem ekonomi komando
Di bawah ini adalah beberapa fitur dari sistem ekonomi komando, antara lain:
-
Semua alat dan sumber daya produksi dimiliki dan dikuasai oleh negara, sehingga hak milik perorangan hampir tidak ada atau tidak diakui.
-
Pekerjaan yang tersedia dan siapa yang akan bekerja ditentukan oleh pemerintah. Orang tidak bebas memilih pekerjaan.
-
Kebijakan ekonomi diatur oleh pemerintah. Pemerintah sedang menyusun rencana pembangunan nasional. Semua keputusan dalam perekonomian ada di tangan pemerintah. Perencanaan, pengorganisasian dan pengawasan dilakukan oleh pemerintah.
Kelebihan sistem ekonomi komando
Di bawah ini adalah beberapa manfaat dari sistem ekonomi komando, antara lain:
-
Karena perekonomian sepenuhnya diatur oleh negara, dalam hal perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan, pemerintah lebih mudah mengendalikan inflasi, pengangguran atau berbagai keburukan ekonomi lainnya.
-
Pemerintah menentukan jenis kegiatan produksi sesuai dengan rencana, agar pasar barang dalam negeri dapat berjalan lancar.
-
Relatif mudah untuk mendistribusikan pendapatan.
-
Krisis ekonomi jarang terjadi karena kegiatan ekonomi direncanakan oleh negara.
Kelemahan sistem ekonomi komando
Berikut ini adalah beberapa kelemahan dari sistem ekonomi komando, antara lain:
-
Pengecualian inisiatif individu ke depan, karena semuanya diatur oleh pusat.
-
Sering terjadi monopoli yang merugikan masyarakat.
-
Masyarakat tidak memiliki kebebasan dalam memiliki sumber daya.
Sistem ekonomi pasar
Sistem ekonomi pasar merupakan kebalikan dari sistem ekonomi komando. Dalam sistem ekonomi pasar, kegiatan ekonomi produksi, distribusi, dan konsumsi dilakukan oleh sektor swasta. Pemerintah hanya mengawasi dan melakukan kegiatan ekonomi yang berkaitan dengan pengelolaan negara.
Ciri-ciri sistem ekonomi pasar
Di bawah ini adalah beberapa ciri sistem ekonomi pasar, antara lain:
-
Semua sumber produksi adalah milik masyarakat. Masyarakat diberi kebebasan tanpa batas untuk memiliki sumber-sumber produksi.
-
Pemerintah tidak mengintervensi secara langsung kegiatan ekonomi.
-
Masyarakat terbagi menjadi dua kelompok, yaitu pemberi kerja atau pemilik sumber daya produktif dan penerima tenaga kerja atau pekerjaan.
-
Persaingan terjadi dalam masyarakat. Akibat adanya kebebasan untuk memiliki sumber-sumber produksi, maka timbul persaingan dalam mencari keuntungan.
-
Setiap kegiatan ekonomi didasarkan pada pencarian keuntungan.
-
Kegiatan ekonomi selalu memperhatikan kondisi pasar. Pasar adalah dasar dari setiap tindakan ekonomi. Misalnya barang apa yang dibutuhkan masyarakat dan bagaimana cara memproduksi barang yang berkualitas.
Keuntungan dari sistem ekonomi pasar
Di bawah ini adalah beberapa manfaat dari sistem ekonomi pasar, antara lain:
-
Mendorong prakarsa dan kreasi masyarakat dalam pengelolaan kegiatan ekonomi. Masyarakat tidak perlu menunggu perintah dari pemerintah.
-
Setiap individu bebas memiliki sumber daya produktif. Hal ini mendorong partisipasi masyarakat dalam perekonomian.
-
Persaingan muncul untuk maju karena kegiatan ekonomi sepenuhnya diserahkan kepada masyarakat.
-
Produksi barang berkualitas tinggi karena barang berkualitas rendah tidak akan laku di pasaran.
-
Efisiensi dan efektivitas tinggi karena setiap tindakan ekonomi didasarkan pada motif keuntungan.
Kelemahan sistem ekonomi pasar
Di bawah ini adalah beberapa kelemahan dari sistem ekonomi pasar, antara lain:
-
Sulit untuk menyamakan pendapatan. Persaingan bebas menyebabkan pendapatan pemilik modal atau pengusaha turun. sedangkan kelas pekerja hanya menerima sebagian kecil dari pendapatan.
-
Pemilik sumber daya produktif mengeksploitasi kelas pekerja, sehingga yang kaya akan semakin kaya, yang miskin cenderung tetap miskin.
-
Monopoli yang merugikan masyarakat sering terjadi.
-
Sering terjadi gejolak dalam perekonomian karena kesalahan alokasi sumber daya oleh individu. Contoh negara yang sistem ekonominya mendekati sistem ekonomi pasar adalah Amerika Serikat dan Inggris.
Sistem ekonomi campuran
Dalam sistem ekonomi campuran, pemerintah dan swasta (masyarakat) berinteraksi untuk memecahkan masalah ekonomi. Kegiatan ekonomi masyarakat diserahkan kepada kekuatan pasar, dan sampai batas tertentu pemerintah terus melakukan kontrol dan campur tangan. Tujuan Pemerintah dalam intervensi ini adalah agar perekonomian tidak lepas kendali sepenuhnya dan hanya menguntungkan pemilik modal besar.
Pada dasarnya saat ini dapat dikatakan bahwa tidak ada negara yang menganut atau menerapkan sistem ekonomi komando murni atau sistem ekonomi pasar murni. Saat ini kecenderungan di berbagai negara semakin meningkat menuju sistem ekonomi campuran.
Demikian penjelasan IPS-Ekonomi HAI Pengertian sistem ekonomi menurut para ahli, fungsi, ciri dan jenisnya
Semoga materi hari ini bermanfaat bagi para siswa, terima kasih!!!
Baca artikel lainnya:
