Assalammualaikum, selamat datang Kelas ilmu sosial. Di sini guru akan membahas pelajaran Geografi yaitu tentang”Organisasi PelapukanBerikut penjelasannya di bawah ini:

Alam memiliki banyak peran penting dalam kehidupan makhluk hidup, manusia, hewan dan tumbuhan. Makhluk hidup menggantungkan hidupnya pada alam dan di alamlah makhluk hidup menemukan makanan dan kebutuhan lainnya. Alam terdiri dari komponen biotik dan abiotik. Komponen biotik adalah komponen yang berupa makhluk hidup, sedangkan komponen abiotik adalah komponen yang terdiri dari benda mati, tetapi keberadaannya menyebabkan makhluk hidup dapat hidup. Komponen biotik contohnya adalah hewan dan tumbuhan. Dan komponen abiotik misalnya adalah tekanan udara, sinar matahari, batu, angin, air, dll. Kedua komponen biotik dan abiotik ini saling terhubung dan memiliki hubungan timbal balik.
Makhluk hidup memiliki rentang hidup dari lahir sampai mati, dan semuanya tetap. Tidak hanya makhluk hidup yang dapat mati, kemudian dimusnahkan, tetapi komponen abiotik, misalnya batuan, juga dapat dimusnahkan. Batuan dapat pecah karena pelapukan. Pelapukan yang terjadi pada batuan disebabkan oleh banyak faktor, alami dan tidak alami. Pelapukan yang menyerang batuan juga dapat terjadi setelah waktu yang lama. Batuan yang lapuk akan kembali ke tanah atau menjadi batuan sedimen bila mengendap dalam jangka waktu yang lama. Endapan batu adalah sesuatu yang harus kita pelajari untuk menambah wawasan dan pengetahuan kita tentang lingkungan di sekitar kita.
Contents
Apa itu Pelapukan?
Kita pasti pernah menikmati rasa sakit itu, kan? Ya, semua makhluk hidup pasti pernah menikmati rasa sakit, dan semua makhluk hidup pasti akan mati ketika saatnya tiba. Ternyata siklus hidup dan mati ini tidak hanya dimiliki atau dirasakan oleh makhluk hidup, tetapi masa hidup dan mati ini juga terjadi pada komponen tak hidup. Salah satu komponen mati yang merasakan kehancuran adalah batu.
Pernahkah Anda menemukan batu pecah? Atau batu yang tidak sekeras batu lainnya? Tentu saja, Anda belum pernah menemukan pekerjaan ini, bukan? Batu itu seperti makhluk hidup, ketika umur batu sudah tua, maka batu tersebut tidak akan lagi sekeras dulu. Seiring waktu, batu akan menjadi lebih lembut, bahkan lebih rapuh. Hal ini karena batu tersebut telah aus. Pelapukan adalah proses perubahan dan fragmentasi batuan dan material tanah pada dan/atau dekat permukaan bumi yang disebabkan oleh berbagai proses yaitu fisika, kimia, dan biologi. Cuaca disebabkan oleh peristiwa-peristiwa yang terjadi dan saling menumpuk serta dilakukan secara terus menerus. Peristiwa yang mendukung pelapukan batuan antara lain evolusi suhu siang dan malam, pergerakan angin, hujan, gelombang laut, dan sebagainya. Pelapukan batuan terjadi karena banyak faktor dan juga mencakup jangka waktu yang lama. Batuan yang telah mengalami pelapukan akan menghasilkan material yang mewakili asal mula tanah dan asal batuan sedimen,
Jenis pengaruh cuaca
Pelapukan batuan terjadi karena banyak faktor alami dan tidak alami. Beberapa hal alami yang menyebabkan keausan batuan adalah perubahan suhu udara yang ekstrim, angin, hujan, dan munculnya mikroorganisme atau tumbuhan tertentu. Dan beberapa faktor tidak alami yang menjadi penyebab pelapukan adalah adanya bahan kimia dari limbah pabrik. Semuanya membuat batu itu cepat aus.
Secara umum, ada tiga jenis pelapukan batuan, yaitu pelapukan fisik, pelapukan kimia, dan pelapukan organik. Dalam hal cuaca, perbedaannya terletak pada penyebab cuaca. Namun ketiga jenis cuaca tersebut pada dasarnya terjadi bersamaan, namun ada satu hal yang lebih berpengaruh, sehingga batuan tersebut tampak disebabkan oleh satu jenis cuaca. Dan akan kami uraikan masing-masing jenis pelapukan sebagai berikut:
- Pelapukan organik atau biologis, yaitu kondisi cuaca yang disebabkan oleh adanya makhluk hidup. Makhluk hidup yang menyebabkan pelapukan organik dapat berupa manusia, hewan atau tumbuhan. Namun, dari ketiga jenis makhluk hidup tersebut, biasanya kita menemukan tumbuhan sebagai penyebabnya. Contoh pelapukan organik atau biologis ini adalah hancurnya batuan akibat adanya lumut yang hidup menempel pada batuan.
- Cuaca fisik, yaitu cuaca yang disebabkan oleh evolusi suhu atau iklim, hujan lebat atau ringan, gelombang di lautan, dll. Pada dasarnya, semua ini terjadi karena peristiwa alam yang terjadi di Bumi. Contoh pelapukan ini adalah hancurnya batuan akibat evolusi cuaca dari musim kemarau ke musim hujan.
- Pelapukan kimia atau kimia, yaitu pelapukan yang disebabkan oleh bercampurnya batuan dengan zat kimia. Contoh pelapukan ini adalah rusaknya batuan akibat bercampurnya limbah industri yang banyak mengandung bahan kimia. Ini karena bahan kimia sering mengandung zat berbahaya, sehingga batu tidak hanya cepat rusak, tetapi bahkan dapat membunuh makhluk hidup. Misalnya, tanaman di dekat TPA mati, atau ikan di sungai tempat pembuangan sampah juga mati.
Inilah tiga jenis pelapukan batuan yang biasa kita jumpai. Tiga jenis pelapukan menyerang batuan dan mineral sampai terurai dan sebagian menjadi tanah dan sebagian lagi mengendap menjadi batuan sedimen. Kondisi cuaca yang tidak biasa, misalnya saat kita berada di dalam gua. Saya memiliki banyak air yang menetes di satu sudut, kan? Nah, jika air terus menerus menetes pada batu maka batu tersebut pasti akan menjadi cekung karena terlalu sering terkena tetesan air tersebut. Dan itu adalah salah satu contoh pelapukan batuan.
Pelapukan Organik
Kita telah mengetahui tentang tiga bentuk pelapukan batuan, yaitu pelapukan fisika, kimia dan organik. Ketiga jenis bencana cuaca tersebut disebabkan oleh hal-hal yang mempengaruhinya secara berbeda. Pelapukan fisik disebabkan oleh peristiwa alam, pelapukan kimia disebabkan oleh limbah pabrik yang memiliki sifat kimia, sedangkan pelapukan organik disebabkan oleh aktivitas makhluk hidup, baik hewan maupun tumbuhan. Pada kesempatan kali ini akan dibahas salah satu jenis pelapukan yaitu pelapukan organik.
Pelapukan organik adalah pelapukan batuan yang disebabkan oleh adanya makhluk hidup, baik berupa hewan maupun tumbuhan. Keausan organik juga sering disebut sebagai waktu biologis. Sebelumnya telah dijelaskan bahwa tiga jenis pelapukan (fisik, kimia dan organik) terjadi pada batuan yang mengintai.
Nah, sebenarnya pelapukan organik sering berperan dalam pelapukan batuan, seperti halnya pelapukan organik. Pelapukan organik memiliki sifat menyempurnakan pelapukan fisika dan kimia yang terjadi sebelumnya. Contohnya adalah ketika kita melihat sebuah batu yang retak karena terjadi evolusi suhu dari yang paling panas ke yang paling dingin. Kemudian tumbuh-tumbuhan seperti lumut dan mikroorganisme muncul di antara celah-celah batu yang sudah terbentuk tadi, pasti batu itu akan hancur seiring berjalannya waktu. Ini adalah contoh dari kombinasi pelapukan fisik dan biologis.
Proses pelapukan organik
Dikatakan sebelumnya bahwa pelapukan organik disebabkan oleh aktivitas makhluk hidup, baik manusia, hewan maupun tumbuhan. Proses pelapukan biologis meliputi dua cara, yaitu teknik biokimia dan teknik mekanis. Untuk lebih jelasnya, Anda akan belajar tentang contoh pelapukan organik dan prosesnya.
- Tumbuhan lumut yang terdapat di permukaan batuan dapat membuat batuan tampak terdegradasi. Basahnya permukaan batuan disebabkan oleh proses penyerapan akar dan tingginya pH di dekat permukaan batuan akibat keseimbangan ekskresi metabolisme lumut. Hal ini akan mempengaruhi permukaan batuan, yang akan cepat merasakan efek pelapukan.
- Batuan yang berada di dekat tanaman akan lebih cepat membusuk karena penetrasi akar tanaman ke dalam batu, sehingga lebih mudah terasa terbelah. Dalam proses penetrasi atau penetrasi, akar tanaman akan mengeluarkan beberapa jenis enzim yang berguna untuk memecah batuan. Seiring waktu, akar akan tumbuh dan membelah batu menjadi beberapa bagian. Beberapa tanaman yang akarnya cukup kuat untuk memecahkan batu antara lain kenari, akasia, dan pilicium.
- Hewan juga membuat batu membusuk lebih cepat. Hewan yang berperan dalam pelapukan organik termasuk berbagai cacing tanah dan banyak serangga tanah.
- Manusia juga berperan dalam proses gesekan organik. Beberapa aktivitas manusia yang menyebabkan pelapukan cepat adalah penambangan dan penebangan liar.
Demikian menjelaskan pelajaran IPS-Geografi HAI Waktu organik adalah: Jenis dan proses lengkap
Semoga materi hari ini bermanfaat bagi siswa, terima kasih!!!
Baca artikel lainnya:
